<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>centralkoi.com &#124; Informasi Hobi dan Pemeliharaan Ikan Koi &#187; memelihara koi</title>
	<atom:link href="http://centralkoi.com/tag/memelihara-koi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://centralkoi.com</link>
	<description>Central Koi, Informasi Hobi dan Pemeliharaan Ikan Koi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jul 2010 07:09:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Memelihara Koi Bagi Pemula</title>
		<link>http://centralkoi.com/koi-care/memelihara-koi-bagi-pemula.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/koi-care/memelihara-koi-bagi-pemula.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 07:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Koi Care]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Memelihara Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Koi]]></category>
		<category><![CDATA[memelihara koi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips memelihara Koi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi &#8212; Memelihara Koi merupakan hobi yang sangat menyenangkan, karena keindahan ikan koi mampu menyejukkan pandangan dan menenteramkan pikiran. Koi berukuran jumbo yang berenang-renang di sekitar rumah menjadi hiburan tersendiri melepas kepenatan sehari bekerja. Sebagian masyarakat Jepang berkeyakinan bahwa memelihara koi dapat mendatangkan hoki bagi pemiliknya. Akan tetapi sebagian orang tidak terlalu peduli dengan hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Centralkoi &#8212; Memelihara Koi </strong>merupakan hobi yang sangat menyenangkan, karena keindahan ikan koi mampu menyejukkan pandangan dan menenteramkan pikiran. Koi berukuran jumbo yang berenang-renang di sekitar rumah menjadi hiburan tersendiri melepas kepenatan sehari bekerja. Sebagian masyarakat Jepang berkeyakinan bahwa <strong>memelihara koi dapat mendatangkan hoki </strong>bagi pemiliknya. Akan tetapi sebagian orang tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Yang jelas  beberapa pecinta koi memiliki pengalaman  memelihara koi dengan penuh ketekunan dan kesabaran, karena hobi tanpa disadari menghasilkan koi dengan kualitas unggul dan menang dalam berbagai kontes akhirnya koinya di hargai dengan harga mahal, mungkin ini yang disebut dengan hoki dalam memelihara koi.<br />
<span id="more-554"></span><br />
Terlepas dari itu semua bagi pecinta koi pemula tentu banyak hal yang harus dipahami dan dipertimbangkan sebelum memulai memelihara ikan Koi. Banyak pecinta koi pemula harus stress karena koi yang dibeli dengan harga mahal mati setelah dimasukkan ke dalam kolam, alih-alih ingin mencari hiburan dengan melihat keindahan koi berenang di kolam tetapi malah pusing melihat ikan koi mengapung di kolam dan terus-terusan mati. Jangan cemas, berikut ada beberapa tips dalam memelihara Koi bagi pemula, meski tidak menjamin 100% keberhasilan dalam memelihara Koi tetapi paling tidak meminimalkan resiko kematian.</p>
<h3>Tips Memelihara Koi</h3>
<p><strong>1. Persiapan <a href="http://centralkoi.com/kolam-koi/tips-dasar-membuat-kolam-koi.html" target="_blank">Kolam Koi Yang Baik</a></strong><br />
Kualitas air kolam koi merupakan penentu keberhasilan dalam memelihara Koi, ahli koi mengatakan bahwa memelihara koi adalah menjaga kualitas air kolam yang baik. Kolam koi harus terbebas dari zat-zat kimia, biasanya kolam Koi baru yang terbuat dari semen masih menyisakan bau yang berbahaya. Hilangkan terlebih dahulu dengan merendam dengan air sampai beberapa hari, dan jangan buru-buru memasukkan koi ke dalam kolam. Setelah direndam buang air dan isi dengan air bersih.</p>
<p><strong>2. Memilih Koi Yang sehat</strong><br />
<a href="http://centralkoi.com/koi-type/klasifikasi-ikan-koi.html" target="_blank">Banyak Jenis</a> dan <a href="http://centralkoi.com/koi-care/memilih-koi.html" target="_blank">kualitas Koi</a> tersedia di pasaran dan Koi Farm, dari yang berharga murah sampai berharga mahal. Pilih yang sesuai kondisi keuangan dan selera, yang penting Ikan Koi dalam Kondisi Sehat. Sebagian pecinta koi menyarankan lebih baik memelihara koi dengan kualitas baik 3 ekor daripada memelihara koi jelek dengan jumlah 100 ekor.</p>
<p><strong>3. Jumlah Koi jangan terlalu padat</strong> di dalam Kolam, sesuaikan ukuran kolam dengan jumlah ikan yang dipelihara. Kolam padat membuat koi tidak tumbuh optimal dan mudah terserang penyakit.</p>
<p><strong>4. Jumlah makanan yag diberikan jangan berlebihan dan pilih makanan yang berkualitas baik</strong>. Banyak makanan koi tersedia di pasaran dari yang berharga murah sampai mahal. <a href="http://centralkoi.com/makanan-koi/makanan-ikan-koi.html" target="_blank">Makanan Koi</a> yang baik biasanya mahal karena sebagian diimport dari Jepang. Selain makanan bermutu baik juga disesuaikan dengan kualitas koi. Jangan sampai koi berharga 20 ribu diberi pakan seharga 150ribu per/kg, hanya akan membuat kantong kering tapi pertumbuhan koi tidak sebanding dengan dana. Memberikan makanan secara berlebihan membuat kolam cepat keruh,berapapun makanan yang diberikan koi akan tetap makan tetapi segera dikeluarkan menjadi kotoran.</p>
<p><strong>5. Menjaga Kualitas air kolam dalam kondisi bersih</strong><br />
Kualitas air hendaknya dijaga selalu stabil dalam kondisi bersih, jangan sampai ada perubahan suhu dan kondisi air yang sangat mencolok. Menjaga Kualitas air kolam dilakukan dengan membuat <a href="http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html" target="_blank">sistem filter yang baik</a>.Selain dengan sistem filter kolam yang baik, perlu penggantian air sebanyak 10%  maksimum 1 minggu sekali, jika diperlukan lebih sering dari itu.Faktor penentu warna koi antara lain kualitas koi/bloodline (70%), air (20%), dan faktor lainnya (10%).</p>
<p><strong>6. Jika menambah ikan baru hendaknya dikarantina</strong> terlebih dahulu, pastikan tidak membawa penyakit. Setelah pasti tidak membawa penyakit baru dimasukkan ke dalam kolam.</p>
<p><strong>7. Perhatikan perilaku ikan setiap saat,</strong> ikan sakit biasanya menunjukkan perilaku yang tidak biasa, segera dikarantina dan diobati. Kekurangan Oksigen juga menjadi penyebab kematian ikan koi, perhatikan apakah Koi selalu mengambang di pemukaan air sampil membuka mulutnya, perilaku ini akan lebih nampak di waktu subuh,jika demikian tambahkan aerator.</p>
<p><strong>8. Memelihara koi bagi pemula sebaiknya dilakukan dari ukuran kecil</strong> kurang lebih 10-20 cm agar dapat belajar mengamati perkembangan koi dari waktu kewaktu. Pada ukuran tersebut biasanya sudah cukup mudah untuk dipelihara dan harga masih cukup murah. Selamat Memelihara Koi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/koi-care/memelihara-koi-bagi-pemula.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Filter Kolam Koi</title>
		<link>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 09:30:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Acticated Carbon]]></category>
		<category><![CDATA[Amonia]]></category>
		<category><![CDATA[Bottom Drain]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Biologi dan Filter Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Mekanis]]></category>
		<category><![CDATA[Koi Care]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas air kolam yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[memelihara koi]]></category>
		<category><![CDATA[mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam]]></category>
		<category><![CDATA[Nitrogen]]></category>
		<category><![CDATA[nitrogen cycle]]></category>
		<category><![CDATA[Nitrosomonas]]></category>
		<category><![CDATA[Pond Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Rotari Drum Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem filter kolam koi yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[Surface Skimmer]]></category>
		<category><![CDATA[Vegetation Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Vortex]]></category>
		<category><![CDATA[Zeolit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi &#8212; Sistem Filter Kolam Koi memegang peranan yang penting bagi perkembangan dan kesehatan ikan Koi. Karena itu hal pertama yang harus diperhatikan dalam menekuni hobi memelihara koi adalah mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam sebaik-baiknya. Kolam koi pada umumnya tidak dirancang menggunakan air yang mengalir dan berubah setiap waktu, kecuali pada beberapa kolam lumpur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Centralkoi &#8212; </strong>Sistem <strong>Filter Kolam Koi</strong> memegang peranan yang penting bagi perkembangan dan kesehatan ikan Koi. Karena itu hal pertama yang harus diperhatikan dalam menekuni hobi memelihara koi adalah <strong>mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam</strong> sebaik-baiknya. Kolam koi pada umumnya tidak dirancang menggunakan air yang mengalir dan berubah setiap waktu, kecuali pada beberapa kolam lumpur untuk pembesaran. Dalam beberapa periode waktu air akan tercemar oleh kotoran ikan koi, sisa makanan, daun-daunan dan lain-lain. Pada kolam dengan aliran air yang mengalir kotoran akan terbuang dengan sendirinya dan air baru  yang segar masuk menggantikan air yang sudah kotor. Dengan demikian tidak diperlukan sistem filter untuk membersihkan kotoran di kolam. Pada kolam yang tidak berganti airnya, air kolam dialirkan ke dalam sebuah sistem filter, setelah memasuki filter air akan dikembalikan lagi ke kolam dengan kondisi yang sudah bersih dari kotoran-kotoran yang berbahaya dan mengganggu keindahan.<br />
<span id="more-189"></span><br />
Di antara <strong>zat yang berbahaya</strong> dan mengganggu kelangsungan hidup ikan koi adalah <strong>Amonia</strong> yang dihasilkan oleh kotoran ikan koi dan sisa-sisa makanan yang tidak habis dimakan. Dalam jumlah yang melewati ambang batas tertentu ammonia akan mengakibatkan kematian pada Ikan Koi. Kolam koi terkadang juga mengandung zat-zat kimia lain yang berbahaya bagi ikan koi, karena itulah sistem filter kolam koi harus di desain untuk menghilangkan zat-zat tersebut. <strong> </strong></p>
<p><strong>Ikan Koi sangat sensitif </strong>terhadap kondisi dan keadaan lingkungannya (<strong>air kolam</strong>), selain itu <strong>warna dan kualitas kecemerlangan kulit koi </strong>juga dipengaruhi oleh <strong>kualitas air kolam yang baik</strong>. Pertumbuhan ikan koi juga akan terhambat jika kualitas air dalam kolam koi buruk. Karena itu penting bagi penggemar ikan koi , sebelum memulai memelihara ikan koi buat desain filter sebagus mungkin. Jika kolam koi sudah mulai dioperasikan dan filter tidak didesain dengan sempurna dan baik hanya akan membuat frustasi dan membuang-buang tenaga dalam membersihkan kolam. Alih-alih kita menikmati keindahan koi, justru kita hanya akan disibukkan dengan menguras kolam koi sesering mungkin.</p>
<p><strong>Sistem filter kolam koi yang baik</strong> adalah yang <strong>mampu menjaga kondisi air dari zat-zat polutan dalam batas-batas yang masih diperkenankan</strong>. Cara mengetahui yang paling valid adalah mengukur parameter air dengan alat <strong>Water Teskit</strong> yang banyak tersedia di toko-toko. Cara tradisional adalah dengan melihat perilaku ikan koi, jika kondisi air berubah maka perilaku koi akan cenderung berubah. Contohnya jika oksigen dalam air kurang maka koi cenderung mengapung menghirup udara di permukaan atau mendekati air terjun. Cara pengamatan ini memerlukan keahlian, kebiasaan  dan pemahaman perilaku ikan koi.</p>
<p>Secara umum ada <strong>tiga macam sistem filter kolam ko</strong>i yaitu : <strong>Filter Mekanis, Filter Biologi dan Filter Kimia.</strong> Sebuah sistem filter kolam koi dapat menggabungkan ketiga metode tersebut tergantung pada situasi. Filter kimia pada umumnya tidak direkomendasikan jika tidak terpaksa, dan hanya diterapkan pada saat-saat tertentu saja.</p>
<h2>Sistem Filter Kolam Koi Secara Umum</h2>
<h3>1. Filter Mekanis</h3>
<p><strong>Filter mekanis</strong> dipergunakan untuk menghilangkan partikel-partikel padat pada kolam koi. Partikel-partikel padat ini misalnya kotoran koi, sisa makanan, daun-daunan,hewan-hewan yang masuk ke dalam kolam dan lain-lain. Ada beberapa metode untuk menghilangkan kootoran ini :</p>
<h4>Menggunakan Skimmers</h4>
<p><strong>Skimmers</strong> Biasanya dipergunakan untuk <strong>membuang kotoran-kotoran yang mengapung</strong> di permukaan kolam. Skimmer menggunakan overflow pada kolam, dengan menambahkan air pada kolam maka kotoran mengapung akan keluar dan dibuang melalui surface skimmer.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 196px"><img class=" " title="Surface Skimmer" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/floatskimmer.jpg" alt="Surface Skimmer" width="186" height="150" /><p class="wp-caption-text">Surface Skimmer</p></div>
<h4>Menggunakan Bottom Drain (BD)</h4>
<p><strong> Kotoran koi</strong> , sisa makanan dan material lain sebagian tidak mengapung tetapi t<strong>enggelam di dasar kolam</strong>, untuk membuang kotoran dengan jenis seperti ini diperlukan Bottom Drain, lubang pembuangan yang diletakkan di dasar kolaman. Kotoran-kotoran akan mengendap dan dibuang melalui bottom drain ini . Biasanya Bottom Drain dihubungkan dengan pipa pralon menuju <strong>Vortex  Chamber atau setlement chamber</strong>. Pembersihan kotoran dilakukan di Vortex Chamberatau di setlement chamber ini .</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><img title="Bottom Drain" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/bd.jpg" alt="Bottom Drain" width="150" height="140" /><p class="wp-caption-text">Bottom Drain</p></div>
<h4>Menggunakan Vortex Chamber</h4>
<p><strong>Vortex Chamber</strong> mirip sebuah silinder yang memungkinkan air berputar di ruangan tersebut, kotoran akan terkumpul di bagian bawah vortex untuk kemudian dibuang. Sirkulasi air akan memaksa setiap kotoran limbah padat masuk  ke bagian bawah  bawah, sementara air bersih masuk ke dalam intake di bagian lain.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 131px"><img class="  " title="Vortex Chamber" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/vortex1.jpg" alt="Vortex Chamber" width="121" height="139" /><p class="wp-caption-text">Vortex Chamber</p></div>
<h4>Menggunakan RDF (ROTARY DRUM FILTER)</h4>
<p><strong>The rotary drum filter </strong>digunakan sebagai filter mekanis, sistem filter ini merupakan  filter mekanik yang paling efektif dan efisien saat ini. Dengan Sistem RDF kotoran akan disaring dan sekaligus dibuang dan tidak memerlukan pembersihan Vortex Chamber atau Setlement chamber.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class=" " title="RDF System" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/rdf.jpg" alt="RDF System" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">RDF System</p></div>
<h3>2.  Filter Biologi</h3>
<p>Koi mengeluarkan ammonia dalam kotorannya, dalam jumlah besar akan mengakibatkan kematian bagi ikan koi. Bakteri tertentu akan mengubah Ammonia menjadi Nitrit yang dalam jumlah tertentu juga masih bersifat racun bagi ikan koi. Pada siklus selanjutnya ada bakteri yang mengubah Nitrit menjadi Nitrat yang tidak berbahaya bagi ikan Koi. Filter Biologi memiliki fungsi mengubah amonia menjadi zat-zat yang tidak berbahaya secara natural melalui tahap-tahap siklus Penguraian Nitrogen. Pada Filter biologi diusahakan bakteri pengurai hidup dan berkembang dengan baik, sehingga siklus nitrogen berjalan dengan sempurna.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 240px"><img title="Nitrogen Cycle in Koi Pond" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/nitrogen_cycle.jpg" alt="Nitrogen Cycle in Koi Pond" width="230" height="286" /><p class="wp-caption-text">Siklus Nitrogen Pada Kolam Koi</p></div>
<p>Siklus nitrogen adalah proses alami yang terjadi di danau, sungai dan habitat alam koi lainnya . Siklus itu terjadi terus menerus dan bersifat dinamis. Siklus nitrogen yang berjalan baik akan manjaga kualitas air dalam kondisi yang seimbang. Filter biologis untuk kolam koi adalah mengadopsi kerja alami dari siklus nitrogen ini.</p>
<p>Dalam siklus nitrogen, bakteri Nitrosomonas digunakan untuk memecah amonia. Proses ini menghasilkan produksi nitrit yang meskipun tidak seburuk amonia, masih berbahaya bahkan dalam konsentrasi yang rendah. Bakteri  Nitrobacter mengubah nitrit menjadi nitrat yang  relatif tidak berbahaya di bawah sekitar 100 mg / l, dan idealnya di bawah 50 mg / l untuk Koi.</p>
<h4>Bioball Bacteria House</h4>
<p><strong>Bioball</strong> merupakan media berbahan dasar plastik yang dipergunakan sebagai tempat hidup bakteri pengurai ammonia. Permukaan Bioball yang luas mampu menampung bakteri dalam jumlah yang besar. Ada bermacam-macam bentuk Bioball antara lain berbentuk bola dan rambutan. Selain Bioball bisa digunakan juga tali rafia atau sedotan minuman yang dirangkai menjadi filter.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 194px"><img class=" " title="Bioball" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/bioball1.jpg" alt="Bioball" width="184" height="136" /><p class="wp-caption-text">Bioball</p></div>
<h4>Filter Tumbuhan / Vegetasi</h4>
<p>Tanaman mengkonsumsi ammonia untuk mekanan dan untuk tumbuh, dengan menggunakan media tanaman air kadar ammonia dapat dihilangkan pada kolam koi. Semakin subur tanaman yang ada pada filter menandakan kadar ammonia yang tinggi. Pada siang hari tanaman akan mengeluarkan Oksigen sebagai sisa ekskresinya dan menyerap karbondioksisa. Hal ini akan menambah kadar oksigen terlarut dalam kolam koi. Akan tetapi pada malam hari tanaman akan menyerap oksigen sehingga terjadi perebutan dengan ikan dalam kolam. Hal ini perlu menjadi pertimbangan. Selain itu sisa akar tanaman dan daun-daunan akan menjadikan kolam kotor dan menambah ammonia.</p>
<h3>3. Filter Kimia</h3>
<p>Filter kimia digunakan untuk menyerap kandungan zat-zat berbahaya dalam kolam koi. Biasanya dengan memberikan zat-zat dan material tertentu dalam sistem filter.</p>
<h4>Carbon Aktif</h4>
<p>Menambahkan Activated karbon di ruang filter kolam koi akan menghilangkan amonia dan produk-produk limbah organik lainnya oleh adsorpsi</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 225px"><img class=" " title="Activated Carbon" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/activated_Carbon.jpg" alt="Activated Carbon" width="215" height="215" /><p class="wp-caption-text">Activated Carbon</p></div>
<h4>Zeolite</h4>
<p>Zeolit akan menghilangkan amonia dan nitrit dari air. Dalam jangka waktu tertentu zeolite akan jenuh , dan tidak mampu lagi menyerap ammonia tetapi dapat dibersihkan kembali  dibersihkan dengan merendam dalam air garam (6g per/liter ) selama 24 jam dan kemudian digunakan kembali. Menambahkan Zeolite ke filter kolam koi akan  membantu mengurangi amonia. Tapi akan Hati-hati jika ketika memberi garam ke kolam ikan koi. Garam amonia akan terurai dalam zeolit.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class=" " title="Zeolite" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/zeolite.jpg" alt="Zeolite" width="240" height="169" /><p class="wp-caption-text">Zeolite</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
