<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>centralkoi.com &#124; Informasi Hobi dan Pemeliharaan Ikan Koi &#187; Filter Kolam Koi</title>
	<atom:link href="http://centralkoi.com/tag/filter-kolam-koi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://centralkoi.com</link>
	<description>Central Koi, Informasi Hobi dan Pemeliharaan Ikan Koi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jul 2010 07:09:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Tips Dasar Membuat Kolam Koi</title>
		<link>http://centralkoi.com/kolam-koi/tips-dasar-membuat-kolam-koi.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/kolam-koi/tips-dasar-membuat-kolam-koi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 01:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat Kolam Koi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi — Hal pertama yang perlu diperhatikan bagi penggenar Koi pemula adalah Membuat Kolam Koi yang representatif bagi kelangsungan hidup dan kesehatan Koi. Kualitas air dalam kolam Koi merupakan faktor penentu kesuksesan memelihara Koi. Keindahan dan kesehatan Koi sangat dipengaruhi oleh kondisi air dalam kolam koi. Kolam koi yang representatif meliputi syarat yang cukup bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Centralkoi — </strong>Hal pertama yang perlu diperhatikan bagi penggenar Koi pemula adalah <strong>Membuat Kolam Koi yang representatif</strong> bagi kelangsungan hidup dan kesehatan Koi. <strong>Kualitas air dalam kolam Koi merupakan faktor penentu kesuksesan memelihara Koi.</strong> Keindahan dan kesehatan Koi sangat dipengaruhi oleh kondisi air dalam kolam koi. Kolam koi yang representatif meliputi syarat yang cukup bagi kehidupan Koi dan keindahan jika dipandang. Beberapa penggemar Koi ada yang tidak terlalu menghiraukan aspek kedua ini tetapi ada sebagian yang terlalu menekankan aspek keindahan tetapi melupakan syarat yang cukup kolam bagi Koi. <strong>Koi merupakan Ikan yang akan nampak indah jika dilihat dari bagian punggung </strong>bukan dari bagian samping, maka memelihara Koi dalam aquarium tidak akan dapat menikmati keindahan koi secara maksimal.<br />
<span id="more-527"></span><br />
Sebagian orang beranggapan bahwa agar dapat menikmati keindahan Koi, mereka <strong>Membuat Kolam Koi yang dangkal</strong> antara 30 cm sampai 50 cm saja, sehingga Koi Mudah dilihat, sebenarnya sah-sah saja anggapan ini, akan tetapi <strong>Kolam yang dangkal akan membuat Koi tidak bisa tumbuh dalam ukuran jumbo</strong>. Bila Koi Jumbo dipelihara pada Kolam Dangkal lambat laun akan membuat tubuh Koi menjadi bengkok sehingga mengurangi keindahan. Solusinya adalah Membuat Kolam Koi dengan kedalaman yang cukup tetapi air selalu bersih dan jernih sehingga meski Kolam Koi cukup dalam tetap dapat melihat Koi meski berada di dasar kolam sekalipun.</p>
<p>Membuat Kolam Koi yang representatif memang memerlukan biaya yang tidak sedikit yang terkadang berbenturan dengan biaya yang tersedia karena itu dalam Membuat Kolam Koi harus menyesuaikan dengan kondisi.  Lebih baik kolam dengan ukuran kecil tetapi kualitasnya baik daripada kolam yang besar tetapi kualitas airnya buruk. Akan tetapi prinsip dasar Kolam Koi yang bisa dipegang adalah  Mudah perawatan dan yang lebih penting dapat menjaga kesehatan dan Kualitas Koi. Selain itu dalam Membuat Kolam Koi yang harus dipertimbangkan adalah berapa jumlah  Koi yang akan dipelihara dan berapa ukuran Koi yang akan dicapai. Ukuran Kolam yang kecil dan dangkal tidak bisa mendukung pertumbuhan koi mencapai ukuran Jumbo. Selain itu seiring dengan pertumbuhan Ikan Koi dalam kolam akan menghasilkan kotoran dan Kandungan Amonia yang meningkat dalam kolam. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kehidupan Ikan Koi.</p>
<p>Untuk dapat <strong>Membuat Kolam Koi yang optimal </strong>ada dua hal yang perlu dipertimbangkan yang <strong>pertama adalah Sumber Oksigen yang cukup dan sistem Filter yang baik.</strong>Sebagaimana hewan lain, Ikan Koi memerlukan Oksigen untuk bernafas dan cukup rentan dengan kondisi kolam yang mimim oksigen. Karena itu perlu supali oksigen yang cukup dalam kolam koi. Oksigen bisa dihasilkan dari pergerakan air kolam koi, misalnya dibuat dengan air terjun atau dilakukan penambahan aerator pada kolam koi. Sistem filter juga memegan peranan yang penting untuk menjaga kualitas air dalam kolam. Karena itu filter merupakan equipment wajib dalam Membuat Kolam Koi. Sistem Filter dalam Kolam Koi tidak cukup hanya menghasilkan air yang bersih dan jernih saja seperti halnya kolam renang dengan menambahkan Chlorine misalnya. Bagi Koi Chlorine merupakan zat yang cukup berbahaya bagi kelangsungan hidupnya. Sistem filter dalam Kolam Koi juga harus menjamin kolam Koi bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Maka sistem filter biologis menjadi pilihan dalam kolam koi.</p>
<h3>Beberapa Hal penting yang menjadi catatan sebelum Membuat Kolam Koi</h3>
<p><strong>1. Lokasi Kolam Koi</strong><br />
Lebih baik Lokasi Kolam Koi adalah di dekat rumah,agar dapat menikmati keindahannya dan diberi makan paling tidak dua kali dalam sehari. Hindari Membuat Kolam Koi dibawah pohon karena daun-daun bisa mengotori kolam dan hindari di tempat-tempat yang tidak aman dari hama dan orang tidak bertanggung jawab.</p>
<p><strong>2. Membuat Kolam Koi lebih baik di Bawah tanah</strong>, dengan cara menggali tanah. Karena Keindahan Koi adalah pada bagian punggungnya. Kolam Koi seperti akuarium kurang memberikan pemandangan yang bagus bagi keindahan koi.</p>
<p><strong>3. <a href="http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html" target="_blank">Sistem Filter Kolam Koi Yang baik</a></strong></p>
<p><strong>4. Sumber Oksigen bagi Kolam Koi</strong></p>
<p><strong>5. Ukuran Kolam Koi</strong>, lahan yang tersedia jangan dialokasikan semua untuk kolam koi tetapi sisakan 30% untuk ruang filter. Sesuaikan pula dengan jumlah ikan, ukuran ikan yang akan dipelihara. Pikirkan baik-baik bila akan membangun  kolam koi dengan ukuran besar karena dalam operasional akan memerlukan daya pompa yang besar dan biaya perawatan yang lebih besar pula.</p>
<p><strong>6. Kedalaman Kolam Koi</strong>, idealnya kolam Koi memiliki kedalaman 2 meter atau kalau tidak memungkinkan sekitar 1 meter. Dengan kedalaman ini suhu pada kolam koi antara siang dan malam tidak mengalami perbedaan yang mencolok. Perubahan suhu yang mencolok kuran baik bagi Koi. Koi harus selalu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Kolam yang dalam cenderung membuat pertumbuhan Koi lebih cepat dan membuat koi aman dan nyaman.</p>
<p><strong>7. Bentuk Kolam</strong><br />
Pada dasarnya bentuk kolam adalah bebas sesuai selera, yang perlu menjadi catatan bentuk kolam jangan sampai ada bagian yang mati <em>(Death Area)</em>, pastikan air selalu mengalir dari waterfall ke setiap penjuru kolam. Bagian kolam yang mati akan membuat bakteri dan gangang tumbuh dan berkembang di tempat tersebut.</p>
<p><strong>8. Sudut Dan dasar Kolam</strong><br />
Upayakan bagian pertemuan antar sisi kolam melengkung dan hindarkan sudut 90 derajat,untuk menghindarkan dari area mati. Bagian Dasar Kolam jangan dibuat rata, buat bagian paling tengah (Botom Drain) lebih dalam dan bagian tepi ke arah tengah miring 20 sampai 40 derajat. Kotoran ikan dan sisa-sisa makanan akan mengendap pada bagian dasar kolam dengan model miring akan membuat kotora terkumpul dan mudah dibersihkan.</p>
<p><strong>9. Jangan menaruh material dan benda Tajam pada Kolam Koi</strong>, misalnya batuan sebagai hiasan, semen yang tidak halus pengaciannya. Gerakan Koi terkadang sangt  atraktif material ini bisa melukai dan membahayakan koi.</p>
<p><strong>10. Pipa Pralon Untuk menambahkan Ai</strong>r. Air terjun, sistem filter, penguapan air akan mengurangi jumlah air dalam kolam, persiapkan pipa pralon untuk menambahkan air dengan mudah dari sumur atau PAM.</p>
<p><strong>11. Overflow</strong>, Siapkan lubang pembuangan untuk mengantisipasi jika air meluap, misalnya karena hujan.</p>
<p><strong>12. Bottom Drain</strong>, lubang pembuangan pada bagian dasar kolam untuk membersihkan kolam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/kolam-koi/tips-dasar-membuat-kolam-koi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Filter Kolam Koi</title>
		<link>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 09:30:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Acticated Carbon]]></category>
		<category><![CDATA[Amonia]]></category>
		<category><![CDATA[Bottom Drain]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Biologi dan Filter Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Mekanis]]></category>
		<category><![CDATA[Koi Care]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas air kolam yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[memelihara koi]]></category>
		<category><![CDATA[mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam]]></category>
		<category><![CDATA[Nitrogen]]></category>
		<category><![CDATA[nitrogen cycle]]></category>
		<category><![CDATA[Nitrosomonas]]></category>
		<category><![CDATA[Pond Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Rotari Drum Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem filter kolam koi yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[Surface Skimmer]]></category>
		<category><![CDATA[Vegetation Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Vortex]]></category>
		<category><![CDATA[Zeolit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi &#8212; Sistem Filter Kolam Koi memegang peranan yang penting bagi perkembangan dan kesehatan ikan Koi. Karena itu hal pertama yang harus diperhatikan dalam menekuni hobi memelihara koi adalah mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam sebaik-baiknya. Kolam koi pada umumnya tidak dirancang menggunakan air yang mengalir dan berubah setiap waktu, kecuali pada beberapa kolam lumpur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Centralkoi &#8212; </strong>Sistem <strong>Filter Kolam Koi</strong> memegang peranan yang penting bagi perkembangan dan kesehatan ikan Koi. Karena itu hal pertama yang harus diperhatikan dalam menekuni hobi memelihara koi adalah <strong>mendesain dan mengoptimalkan sistem filter kolam</strong> sebaik-baiknya. Kolam koi pada umumnya tidak dirancang menggunakan air yang mengalir dan berubah setiap waktu, kecuali pada beberapa kolam lumpur untuk pembesaran. Dalam beberapa periode waktu air akan tercemar oleh kotoran ikan koi, sisa makanan, daun-daunan dan lain-lain. Pada kolam dengan aliran air yang mengalir kotoran akan terbuang dengan sendirinya dan air baru  yang segar masuk menggantikan air yang sudah kotor. Dengan demikian tidak diperlukan sistem filter untuk membersihkan kotoran di kolam. Pada kolam yang tidak berganti airnya, air kolam dialirkan ke dalam sebuah sistem filter, setelah memasuki filter air akan dikembalikan lagi ke kolam dengan kondisi yang sudah bersih dari kotoran-kotoran yang berbahaya dan mengganggu keindahan.<br />
<span id="more-189"></span><br />
Di antara <strong>zat yang berbahaya</strong> dan mengganggu kelangsungan hidup ikan koi adalah <strong>Amonia</strong> yang dihasilkan oleh kotoran ikan koi dan sisa-sisa makanan yang tidak habis dimakan. Dalam jumlah yang melewati ambang batas tertentu ammonia akan mengakibatkan kematian pada Ikan Koi. Kolam koi terkadang juga mengandung zat-zat kimia lain yang berbahaya bagi ikan koi, karena itulah sistem filter kolam koi harus di desain untuk menghilangkan zat-zat tersebut. <strong> </strong></p>
<p><strong>Ikan Koi sangat sensitif </strong>terhadap kondisi dan keadaan lingkungannya (<strong>air kolam</strong>), selain itu <strong>warna dan kualitas kecemerlangan kulit koi </strong>juga dipengaruhi oleh <strong>kualitas air kolam yang baik</strong>. Pertumbuhan ikan koi juga akan terhambat jika kualitas air dalam kolam koi buruk. Karena itu penting bagi penggemar ikan koi , sebelum memulai memelihara ikan koi buat desain filter sebagus mungkin. Jika kolam koi sudah mulai dioperasikan dan filter tidak didesain dengan sempurna dan baik hanya akan membuat frustasi dan membuang-buang tenaga dalam membersihkan kolam. Alih-alih kita menikmati keindahan koi, justru kita hanya akan disibukkan dengan menguras kolam koi sesering mungkin.</p>
<p><strong>Sistem filter kolam koi yang baik</strong> adalah yang <strong>mampu menjaga kondisi air dari zat-zat polutan dalam batas-batas yang masih diperkenankan</strong>. Cara mengetahui yang paling valid adalah mengukur parameter air dengan alat <strong>Water Teskit</strong> yang banyak tersedia di toko-toko. Cara tradisional adalah dengan melihat perilaku ikan koi, jika kondisi air berubah maka perilaku koi akan cenderung berubah. Contohnya jika oksigen dalam air kurang maka koi cenderung mengapung menghirup udara di permukaan atau mendekati air terjun. Cara pengamatan ini memerlukan keahlian, kebiasaan  dan pemahaman perilaku ikan koi.</p>
<p>Secara umum ada <strong>tiga macam sistem filter kolam ko</strong>i yaitu : <strong>Filter Mekanis, Filter Biologi dan Filter Kimia.</strong> Sebuah sistem filter kolam koi dapat menggabungkan ketiga metode tersebut tergantung pada situasi. Filter kimia pada umumnya tidak direkomendasikan jika tidak terpaksa, dan hanya diterapkan pada saat-saat tertentu saja.</p>
<h2>Sistem Filter Kolam Koi Secara Umum</h2>
<h3>1. Filter Mekanis</h3>
<p><strong>Filter mekanis</strong> dipergunakan untuk menghilangkan partikel-partikel padat pada kolam koi. Partikel-partikel padat ini misalnya kotoran koi, sisa makanan, daun-daunan,hewan-hewan yang masuk ke dalam kolam dan lain-lain. Ada beberapa metode untuk menghilangkan kootoran ini :</p>
<h4>Menggunakan Skimmers</h4>
<p><strong>Skimmers</strong> Biasanya dipergunakan untuk <strong>membuang kotoran-kotoran yang mengapung</strong> di permukaan kolam. Skimmer menggunakan overflow pada kolam, dengan menambahkan air pada kolam maka kotoran mengapung akan keluar dan dibuang melalui surface skimmer.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 196px"><img class=" " title="Surface Skimmer" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/floatskimmer.jpg" alt="Surface Skimmer" width="186" height="150" /><p class="wp-caption-text">Surface Skimmer</p></div>
<h4>Menggunakan Bottom Drain (BD)</h4>
<p><strong> Kotoran koi</strong> , sisa makanan dan material lain sebagian tidak mengapung tetapi t<strong>enggelam di dasar kolam</strong>, untuk membuang kotoran dengan jenis seperti ini diperlukan Bottom Drain, lubang pembuangan yang diletakkan di dasar kolaman. Kotoran-kotoran akan mengendap dan dibuang melalui bottom drain ini . Biasanya Bottom Drain dihubungkan dengan pipa pralon menuju <strong>Vortex  Chamber atau setlement chamber</strong>. Pembersihan kotoran dilakukan di Vortex Chamberatau di setlement chamber ini .</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><img title="Bottom Drain" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/bd.jpg" alt="Bottom Drain" width="150" height="140" /><p class="wp-caption-text">Bottom Drain</p></div>
<h4>Menggunakan Vortex Chamber</h4>
<p><strong>Vortex Chamber</strong> mirip sebuah silinder yang memungkinkan air berputar di ruangan tersebut, kotoran akan terkumpul di bagian bawah vortex untuk kemudian dibuang. Sirkulasi air akan memaksa setiap kotoran limbah padat masuk  ke bagian bawah  bawah, sementara air bersih masuk ke dalam intake di bagian lain.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 131px"><img class="  " title="Vortex Chamber" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/vortex1.jpg" alt="Vortex Chamber" width="121" height="139" /><p class="wp-caption-text">Vortex Chamber</p></div>
<h4>Menggunakan RDF (ROTARY DRUM FILTER)</h4>
<p><strong>The rotary drum filter </strong>digunakan sebagai filter mekanis, sistem filter ini merupakan  filter mekanik yang paling efektif dan efisien saat ini. Dengan Sistem RDF kotoran akan disaring dan sekaligus dibuang dan tidak memerlukan pembersihan Vortex Chamber atau Setlement chamber.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class=" " title="RDF System" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/rdf.jpg" alt="RDF System" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">RDF System</p></div>
<h3>2.  Filter Biologi</h3>
<p>Koi mengeluarkan ammonia dalam kotorannya, dalam jumlah besar akan mengakibatkan kematian bagi ikan koi. Bakteri tertentu akan mengubah Ammonia menjadi Nitrit yang dalam jumlah tertentu juga masih bersifat racun bagi ikan koi. Pada siklus selanjutnya ada bakteri yang mengubah Nitrit menjadi Nitrat yang tidak berbahaya bagi ikan Koi. Filter Biologi memiliki fungsi mengubah amonia menjadi zat-zat yang tidak berbahaya secara natural melalui tahap-tahap siklus Penguraian Nitrogen. Pada Filter biologi diusahakan bakteri pengurai hidup dan berkembang dengan baik, sehingga siklus nitrogen berjalan dengan sempurna.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 240px"><img title="Nitrogen Cycle in Koi Pond" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/nitrogen_cycle.jpg" alt="Nitrogen Cycle in Koi Pond" width="230" height="286" /><p class="wp-caption-text">Siklus Nitrogen Pada Kolam Koi</p></div>
<p>Siklus nitrogen adalah proses alami yang terjadi di danau, sungai dan habitat alam koi lainnya . Siklus itu terjadi terus menerus dan bersifat dinamis. Siklus nitrogen yang berjalan baik akan manjaga kualitas air dalam kondisi yang seimbang. Filter biologis untuk kolam koi adalah mengadopsi kerja alami dari siklus nitrogen ini.</p>
<p>Dalam siklus nitrogen, bakteri Nitrosomonas digunakan untuk memecah amonia. Proses ini menghasilkan produksi nitrit yang meskipun tidak seburuk amonia, masih berbahaya bahkan dalam konsentrasi yang rendah. Bakteri  Nitrobacter mengubah nitrit menjadi nitrat yang  relatif tidak berbahaya di bawah sekitar 100 mg / l, dan idealnya di bawah 50 mg / l untuk Koi.</p>
<h4>Bioball Bacteria House</h4>
<p><strong>Bioball</strong> merupakan media berbahan dasar plastik yang dipergunakan sebagai tempat hidup bakteri pengurai ammonia. Permukaan Bioball yang luas mampu menampung bakteri dalam jumlah yang besar. Ada bermacam-macam bentuk Bioball antara lain berbentuk bola dan rambutan. Selain Bioball bisa digunakan juga tali rafia atau sedotan minuman yang dirangkai menjadi filter.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 194px"><img class=" " title="Bioball" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/bioball1.jpg" alt="Bioball" width="184" height="136" /><p class="wp-caption-text">Bioball</p></div>
<h4>Filter Tumbuhan / Vegetasi</h4>
<p>Tanaman mengkonsumsi ammonia untuk mekanan dan untuk tumbuh, dengan menggunakan media tanaman air kadar ammonia dapat dihilangkan pada kolam koi. Semakin subur tanaman yang ada pada filter menandakan kadar ammonia yang tinggi. Pada siang hari tanaman akan mengeluarkan Oksigen sebagai sisa ekskresinya dan menyerap karbondioksisa. Hal ini akan menambah kadar oksigen terlarut dalam kolam koi. Akan tetapi pada malam hari tanaman akan menyerap oksigen sehingga terjadi perebutan dengan ikan dalam kolam. Hal ini perlu menjadi pertimbangan. Selain itu sisa akar tanaman dan daun-daunan akan menjadikan kolam kotor dan menambah ammonia.</p>
<h3>3. Filter Kimia</h3>
<p>Filter kimia digunakan untuk menyerap kandungan zat-zat berbahaya dalam kolam koi. Biasanya dengan memberikan zat-zat dan material tertentu dalam sistem filter.</p>
<h4>Carbon Aktif</h4>
<p>Menambahkan Activated karbon di ruang filter kolam koi akan menghilangkan amonia dan produk-produk limbah organik lainnya oleh adsorpsi</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 225px"><img class=" " title="Activated Carbon" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/activated_Carbon.jpg" alt="Activated Carbon" width="215" height="215" /><p class="wp-caption-text">Activated Carbon</p></div>
<h4>Zeolite</h4>
<p>Zeolit akan menghilangkan amonia dan nitrit dari air. Dalam jangka waktu tertentu zeolite akan jenuh , dan tidak mampu lagi menyerap ammonia tetapi dapat dibersihkan kembali  dibersihkan dengan merendam dalam air garam (6g per/liter ) selama 24 jam dan kemudian digunakan kembali. Menambahkan Zeolite ke filter kolam koi akan  membantu mengurangi amonia. Tapi akan Hati-hati jika ketika memberi garam ke kolam ikan koi. Garam amonia akan terurai dalam zeolit.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class=" " title="Zeolite" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm90/acceslist/koi%20equipment/zeolite.jpg" alt="Zeolite" width="240" height="169" /><p class="wp-caption-text">Zeolite</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Filter Kolam Koi Dengan Bakki Shower</title>
		<link>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi-dengan-bakki-shower.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi-dengan-bakki-shower.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 10:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Bakki Shower]]></category>
		<category><![CDATA[Bakteria House]]></category>
		<category><![CDATA[Disolved Oksigen]]></category>
		<category><![CDATA[DIY Bakki Shower]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Keuntungan Mengunakan Bakki Shower]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat Baki Shower Sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[menaikkan oksigen terlarut]]></category>
		<category><![CDATA[Momotaro Koi Farm]]></category>
		<category><![CDATA[turn over pompa air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=492</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi — Bakki Shower merupakan teknologi sistem Filter Kolam Koi yang memiliki performa yang sangat baik untuk menyaring  dan menjernihkan air kolam koi. Metode yang digunakan adalah dengan membuat kucuran  air yang sangat lembut dari pre filter menuju media filter yang berada pada beberapa lapis bakki yang disusun secara bertingkat. Percikan air ini mirip dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Centralkoi — <strong>Bakki Shower</strong> merupakan teknologi sistem<strong> <em><a href="http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html" target="_blank">Filter Kolam Koi</a></em></strong> yang memiliki performa yang sangat baik untuk menyaring  dan menjernihkan air kolam koi. Metode yang digunakan adalah dengan <strong>membuat kucuran  air yang sangat lembut dari pre filter menuju media filter yang berada pada beberapa lapis bakki yang disusun secara bertingka</strong>t. Percikan air ini mirip dengan shower yang digunakan di kamar mandi. Air mengalir melalui media di masing-masing tingkat, mirip dengan air yang disaring melalui sebuah ayakan.<strong> Inspirasi penggunaan Bakki Shower</strong> sebagai model filter datang dari <strong>Mr. Maeda</strong> di Jepang, ketika itu ia terpesona oleh  aliran air yang mengalir di sungai Asahi yang terlihat sangat jernih dan dan hidup setelah melewati batu-batuan. Akhirnya dibuat eksperiment untuk melewatkan air kolam koi melalui media batu-batuan dan beberapa media lain. Setelah melalui beberapa eksperiment akhirnya <strong>Momotaro Koi Farm</strong> menemukan desain filter kolam koi dengan model <strong>Bakki Shower yang ideal dengan media Bakteria House.</strong> Akhirnya model Bakki Shower ini dipatenkan menjadi hak milik Momotaro Koi Farm.<br />
<span id="more-492"></span></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 290px"><img title="Bakki Shower Dan Media Bakteria House" src="http://farm3.static.flickr.com/2455/4074830096_3772d0c795.jpg" alt="Bakki Shower Dan Media Bakteria House" width="280" height="330" /><p class="wp-caption-text">Bakki Shower Dan Media Bakteria House</p></div>
<p><strong>Ada dua komponen penting yang ada pada sistem filter Bakki Shower</strong> yaitu <strong>Bakki Shower</strong> yang disusun bertingkat Dan <strong>Bacteria House </strong>sebagai tempat hidup bakteri pengurai. Secara Alamiah Amonia yang terkandung dalam kolam koi akan dikonversi menjadi zat-zat yang tidak berbahaya dengan cara biologis dengan memanfatkan bakteri pengurai.<br />
Bakki shower akan memecah air dalam bentuk yang kecil, dengan demikian diharapkan akan memiliki permukaan yang lebih luas yang bersentuhan dengan udara, efek lebih lanjut akan mampu <strong>menaikkan oksigen terlarut (Disolved Oksigen)  di dalam air.</strong></p>
<p><strong>Bakteri House </strong>terbuat dari keramik yang berpori, pembuatannya melalui pemanasan sampai 1300 derajat celcius selama 60 jam. Menjadi media yang sangat baik bagi tumbuh dan berkembangnya bakteri pengurai amonia. Sehingga penguraian amonia menjadi lebih sempurna.<strong> Model Baki shower</strong> selain memiliki kemampuan <strong>menambah oksigen terlarut</strong> juga mampu <strong>membuat suhu dalam air cukup stabil</strong>. Pada suhu udara yang panas <strong>mampu mendinginkan air</strong>. Pada sistem Bakki Shower <strong>volume filter bisa dibuat lebih kecil</strong> dibandingkan dengan model filter chamber, selain itu model ini <strong>air lebih cepat mature </strong>dan lebih cepat dalam recovery pada saat listrik mati.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 290px"><img title="Bakki Shower Di Kolam" src="http://farm3.static.flickr.com/2438/4074830076_648402a6c6.jpg" alt="Bakki Shower Di Kolam" width="280" height="330" /><p class="wp-caption-text">Bakki Shower Di Kolam</p></div>
<p>Pada<strong> Desain standard Bakki Shower dari Momotaro Koi Farm</strong> disarankan terdiri atas <strong>empat tingkat bakki</strong>. Meski dimungkinkan bakki shower dalam dalam <strong>tiga tingkat, tetapi hasil kurang optimal</strong>. Bakki shower dengan <strong>lebih dari empat tingkat menghasilkan kualitas air yang lebih baik</strong>. Satu hal yag penting dalam desain Bakki Shower adalah waktu turn over air, dengan filter chamber waktu turn over adalah satu kali putaran dalam satu jam. Misalnya kolam koi memiliki volume 5000 liter maka dalam satu jam pompa harus mampu mengalirkan air sebanyak 5000 liter juga. Dalam <strong>Model Bakki Shower diperlukan pompa yang mampu melakukan turn over air 1,5 kali lebih besar atau 150% per jam</strong>. Jadi dengan volume kolam 5000 liter diperlukan pompa yang mampu mengalirkan air 7500 liter per jam.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 336px"><img title="Model Lain Pemakaian Bakki Shower" src="http://farm3.static.flickr.com/2492/4074830048_a5ac672173.jpg" alt="Model Lain Pemakaian Bakki Shower" width="326" height="339" /><p class="wp-caption-text">Model Lain Pemakaian Bakki Shower</p></div>
<h3>Keuntungan Mengunakan Bakki Shower</h3>
<p>- Free Maintenance<br />
- Bio-filtrasi yang cukup  lengkap, termasuk nitrat<br />
- Air sangat cepat untuk mature.<br />
- Menghasilkan Kejernihan air yang sangat baik.<br />
- Menghasilkan Oksigen terlarut yang besar.<br />
- Menghemat ruang untuk filter.<br />
- Tidak memerlukan UV sistem.<br />
- Fast Recovery saat listrik mati.</p>
<h3>Membuat Baki Shower Sendiri</h3>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 269px"><img title="Bakki Shower Buatan Sendiri" src="http://farm3.static.flickr.com/2758/4074839288_cae5eaa893.jpg" alt="Bakki Shower Buatan Sendiri" width="259" height="500" /><p class="wp-caption-text">Bakki Shower Buatan Sendiri, Hankoi Yogyakarta</p></div>
<p><strong>Sistem Bakki shower</strong> memang cukup mahal bagi pecinta kois pemula, untuk koi dengan kualitas standard di kolam mungkin cukup mewah. Akan tetapi sistem filter kolam koi dengan Bakki Shower  dapat dirakit sendiri dengan membuat dengan semen, memanfaatkan bahan-bahan bekas atau  perangkat rumah tangga lainnya . Misalnya krat minuman ringan , keranjang buah dan lain-lain. Media Bakteria House yang digunakan bisa dengan Bioball, Karang laut atau batu-batuan lain yang berpori. Penggunaan karang konon bisa menimbulkan kekeruhan air, karena karang jika terkena air lama kelamaan akan terkikis dan mengotori air kolam. Tetapi media ini cukup murah dan menghasilkan air kolam yang cukup jernih.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 465px"><img title="Model Lain Bakki Shower" src="http://farm3.static.flickr.com/2458/4074088007_6fb2eb4310.jpg" alt="Model Lain Bakki Shower" width="455" height="370" /><p class="wp-caption-text">Model Lain DIY Bakki Shower</p></div>
<p>Referensi:<br />
<a href="http://www.makc.com" target="_blank">http://www.makc.com</a><br />
<a href="http://www.momotaro-koi.org" target="_blank">http://www.momotaro-koi.org</a><br />
<a href="http://www.absolute-koi.com">http://www.absolute-koi.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi-dengan-bakki-shower.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah Air Hijau Pada Kolam Koi</title>
		<link>http://centralkoi.com/kolam-koi/masalah-air-hijau-pada-kolam-koi.html</link>
		<comments>http://centralkoi.com/kolam-koi/masalah-air-hijau-pada-kolam-koi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:53:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koikeeper</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Air  hijau dalam kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[Filter Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemampuan pompa kolam koi]]></category>
		<category><![CDATA[memasang sistem filter kolam koi yang baik dan tepat]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi masalah air hijau]]></category>
		<category><![CDATA[mengendalikan pertumbuhan  Algae]]></category>
		<category><![CDATA[Pompa Kolam Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Volume Filter Kolam Koi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centralkoi.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Centralkoi &#8212; Air  hijau dalam kolam koi adalah momok bagi pengemar Koi, air yang berwarna hijau tidak hanya membuat pemandangan di kolam tidak indah juga membuat Koi tidak bisa dinikmati keindahannya. Problem air kolam berwarna hijau atau Green water sangat biasa terjadi dan dialami para penggemar koi. Air kolam koi yang berwarna hijau disebabkan oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Centralkoi &#8212; Air  hijau dalam kolam koi</strong> adalah momok bagi pengemar Koi, air yang berwarna hijau tidak hanya membuat pemandangan di kolam tidak indah juga membuat Koi tidak bisa dinikmati keindahannya. Problem air kolam berwarna hijau atau<strong> Green water</strong> sangat biasa terjadi dan dialami para penggemar koi. <strong>Air kolam koi yang berwarna hijau</strong> disebabkan oleh l<strong>edakan populasi ganggang (algae) </strong>di dalam kolam atau biasa disebut <strong>Algae Booming</strong> . Ganggang merupakan fitoplankton yang berukuran sangat kecil dalam orde mikron yang hidup di dalam air kolam koi. Sebagaimana tumbuhan lainnya <strong>ganggang mengkonsumsi Ammonia</strong> untuk tumbuh dan berkembang, sehingga ganggang akan tumbuh dengan sangat subur jika terdapat Ammonia yang cukup di dalam air. Semakin tinggi kandungan  amonia  di kolam  koi akan membuat kolam menjadi cepat berwarna hijau.<br />
<span id="more-487"></span><br />
<strong>Ammonia</strong> di dalam kolam koi <strong>dihasilkan dari kotoran ikan koi, sisa makanan, hewan mati dan tumbuh-tumbuhan mati yang membusuk di dalam kolam</strong>. Biasanya <strong>pertumbuhan ganggang</strong> akan berlangsung dengan <strong>pesat pada saat suhu di dalam kolam mulai meningkat terutama pada musim panas dan kemarau</strong>. Problem air  hijau di kolam koi tidak bisa diatasi dengan menggunakan filter mekanis karena ukuran ganggang yang sangat kecil yang tidak memungkinkan disaring.</p>
<p>Untuk<strong> mengatasi masalah air hijau</strong> pada kolam koi perlu dicari sebab utamanya. Ada beberapa kondisi ideal yang memungkinkan algae tumbuh dan berkembang dengan baik. Karena itu solusi untuk mengatasinya adalah mengurangi atau <strong>menghilangkan kondidi-kondisi ideal ganggang tumbuh dan berkemban</strong>g. Kondisi ideal untuk algae tumbuh pesat jumlahnya adalah:</p>
<p><strong>1.  Suhu air di dalam Kolam yang hangat</strong>, Algae tumbuh dengan baik di suhu  air yang hangat. Pada musim kemarau atau musim panas suhu air di dalam kolam cenderung meningkat sehingga memungkinkan ganggang tumbuh dengan baik.<br />
<strong>2. Sinar Matahari yang penuh di dalam kolam</strong>, Sebagaimana halnya tumbuhan lain di , algae memerlukan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis. Pada kolam outdoor sinar matahari akan secara penuh masuk ke dalam kolam sehingga Algae dapat tumbuh dengan baik.<br />
<strong>3. Sisa  Makanan Koi yang berlebih</strong>, sisa makanan ikan yang berlebih akan  membusuk dan menghasilkan ammonia. Amonia merupakan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ganggang.<br />
<strong>4. Kotoran Koi menghasilkan Amonia</strong>. Kotorabn Koi yang mengandung ammonia akan membuat algae tumbuh dengan subur.</p>
<p>Jika sebagian atau keseluruhan  syarat tersebut  terpenuhi, ganggang di kolam koi akan  tumbuh dengan baik dan air akan menjadi  berwarna hijau (booming algae). Karena itu  Kunci untuk membersihkan air hijau adalah dengan menghilangkan  atau meminimalkan kondisi ideal untuk pertumbuhan mereka.</p>
<p>Untuk <strong>mengendalikan pertumbuhan  Algae</strong> di kolam ikan koi dapat dilakukann dengan beberapa cara. Bisa dipilih cara yang tepat atau kombinasi  beberapa cara yang paling mungkin dan efisien.</p>
<h3>1. Menaungi Kolam Koi</h3>
<p>Kehangatan air dan ketersediaan cahaya untuk fotosintesis dipengaruhi  oleh sinar matahari yang masuk ke dalam kolam koi. Menaungi  kolam akan mengurangi cahaya matahari di kolam. Jika cahaya yang masuk berkurang maka pertumbuhan ganggang akan terhambat Menaungi kolam dapat dilakukan dengan memasang atap atau dengan menanam pohon di sekitar kolam. Menanam pohon di sekitar kolam bisa membuat  kolam kotor oleh daun-daunan yang terjatuh.</p>
<h3>2. Buang Semua Kotoran Yang menghasilkan Ammonia</h3>
<p>Menghilangkan kotoran baik yang bersifat fisik maupun kimia. Pembuangan ini dilakukan dengan <strong>memasang sistem filter kolam koi yang baik dan tepat</strong>. Sistem Filter fisik menghilangkan sebagian besar bahan organik yang membusuk di kolam. <strong>Filter kolam koi</strong> harus m<strong>emiliki kapasitas  tidak kurang dari 10% dari volume kolam koi, idealnya adalah 30% Volume kolam</strong>. Air yang sudah masuk ke dalam filter dikembalikan lagi ke dalam kolam dalam bentuk yang sudah bersih menggunakan pompa. <strong>Pompa ini  harus mampu mengalirkan seluruh volume air kolam  dalam satu jam</strong>/<strong>satu siklus putaran dalam satu jam</strong>. Misalnya volume kolam adalah 6000 liter, maka kemampuan pompa haruslah 6000 liter/jam dan volume filter 1800 liter.</p>
<p><em><strong><a href="http://centralkoi.com/kolam-koi/filter-kolam-koi.html" target="_blank">Filter kolam koi</a></strong></em> biasanya <strong>memiliki beberapa chamber</strong>, filter mekanis, filter biologis dan kimia.Material yang tidak mampu di sharing dengan  filter mekanis difilter dengan filter biologi dan kimia. Pada ruang filter biologis bakteri tertentu mengubah amonia menjadi nitrit ini, yang selanjutnya dikonversi oleh bakteri lain ke nitrat. Nitrat kurang berbahaya daripada kedua, tetapi mereka kuat pupuk untuk semua tanaman di dalam kolam, termasuk ganggang.</p>
<h3>3. Menambahkan tanaman pada ruang filter</h3>
<p>Tanaman akan mengkonsumsi amonia untuk kelangsungan hidupnya. Dengan memberikan tanaman air pada ruang filter akan mengurangi makanan untuk algae sehingga tidak dapat tumbuh dengan  baik.</p>
<h3>4. Memberikan Zat Water Cleaner</h3>
<p>Water Cleaner menggunakan metode kimia untuk mengendalikan algae, Water cleaner akan membunuh algae  atau menghambat semua jenis ganggang  yang ada dalam air. Karena water cleaner merupakan zat racun , maka perlu berhati-hati dalam menggunakannya. Dalam dosis yang berlebihan akan dapat meracuni ikan koi.</p>
<h3>5. Menambahkan Carbon Aktif  dan Batu Zeolit</h3>
<p>Karbon aktif dapat menyerap zat-zat kimia berbahaya di dalam kolam koi demikian pula dengan Batu zeolite.</p>
<h3>6. Menambahkan Lampu Ultra Violet</h3>
<p>Sistem lampu ultraviolet yang dirancang untuk membunuh alga dan membuat mereka menggumpal, selanjutnya algae yang sudah mati dapat disaring dengan filter mekanis. Lampu UV secara efektif dapat  menghilangkan air hijau di kolam koi dalam waktu singkat.</p>
<h3>7. Mengganti air sebagian secara periodik.</h3>
<p>Mengganti air secara periodik  10-30%  dari volume air kolam akan membantu mengurangi kandungan amonia dalam air , jika diperlukan dapat dilakukan  setiap hari. Jika tidak, Anda bisa  dilakukan penggantian air kolam sebagian setiap minggu. Jangan mengganti air kolam keseluruhan , karena kondisi air yang sudah mature akan kembali dari nol. Ikan perlu beradaptasi lagi dan sistem filter biologis tidak bekerja secara sempurna.</p>
<p>Cara-cara tersebut merupakan beberapa alternatif yang bisa dipilih agar  dapat mengurangi dan menghilangkan air hijau di kolam. Pada dasarnya air hijau di dalam kolam koi dapat diatasi dengan sistem filter kolam yang baik dan mumpuni. Karena itu jika kolam koi berwarna hijau periksa <strong>sistem filternya</strong>, dari mulai rancangannya, volumenya, kapasitas pompa dan lain-lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centralkoi.com/kolam-koi/masalah-air-hijau-pada-kolam-koi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
