Makanan Ikan Koi

Jul 17th, 2013 | By | Category: Makanan Koi

Centralkoi — Makanan pada ikan koi pada umumnya dipergunakan untuk merangsang pertumbuhan, meningkatkan kualitas warna dan menjaga kesehatan ikan. Ikan Koi memiliki fungsi metabolisme tubuh yang paling baik pada suhu di atas 21 derajat Celcius. Karena itu selain makanan yang mengandung unsur-unsur penting yang dibutuhkan Ikan Koi, perlu mempertimbangkan juga saat-saat yang tepat untuk memberikan makanan. Di dalam memberikan makanan pada ikan koi harus dijaga komposisi yang seimbang dan ideal antara makanan yang ditujukan untuk perkembangan dan makanan untuk mencerahkan warna. Makanan growth stimulant (untuk perkembangan) yang terlalu banyak akan membuat warna Ikan Koi menjadi pudar, meski pertumbuhan ikan akan sangat cepat. Pemberian pakan dengan color enhancher yang berlebihan juga tidak baik karena pertumbuhan akan terhambat. Membuat koi menjadi indah dan berkembang dengan baik adalah dengan mengatur makanan berikut pola makannya.

Makanan dan Pertumbuhan Koi

Makanan memiliki peran yang cukup penting bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan Koi. Selain faktor makanan faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan Koi adalah Kualitas air, temperatur air, kepadatan ikan dalam kolam,luas kolam dan faktor keturunan. Meski Ikan koi dapat tumbuh dan bertambah besar seiring bertambah usianya, namun pada usia matang untuk reproduksi (kurang lebuih 2 tahun) pertumbuhan ikan koi akan mengalami perlambatan. Pada masa ini makanan lebih besar dipergunakan untuk produksi telur pada Koi Betina dan produksi Sperma untuk Koi Jantan.

Makanan bagi Ikan koi seperti halnya hewan lain harus mengandung mengandung beberapa elemen, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral.
1. Protein
Protein terbuat dari asam amino. Tiga belas asam amino esensial harus terkandung di dalam diet Koi. Protein memungkinkan koi tumbuh, memperbaiki jaringan yang rusak dan menghasilkan telur atau sperma dengan baik. Kekurangan protein atau asam amino essensial menyebabkan ikan koi tumbuh lebih lambat dan jika masalah ini berlanjut, dapat menyebabkan deformasi tulang belakang. Sangat baik memilih makanan Koi dalam bentuk pellet yang memiliki prosentase protein yang tinggi ( diatas 30%). Protein alami dapat diperoleh dari hewan alam seperti cacing sutera.

2. Lemak
Lemak merupakan sumber energi untuk ikan koi, peran penting mereka dalam menyediakan fattyacids, seperti trigliserida dan fosfolipid, komponen vital dari membran yang mengelilingi seluruh dinding sel. Koi dapat membuat hampir semua asam lemak yang mereka butuhkan dengan pengecualian dari asam linoleat dan linolenat, yang sangat penting dan harus disediakan dalam makanan. Asam linolenat diperlukan untuk pertumbuhan. Semua lemak yang dibuat dalam cara yang mirip dengan protein, tetapi asam lemak, daripada asam amino, terikat bersama-sama dengan gliserol. Jika asam lemak esensial dihilangkan dari makanan, gejala rusak sirip, jantung dan dapat mengakibatkan masalah hati. Lemak memiliki titik lebur yang rendah dan karena itu lebih mudah dicerna oleh ikan koi.

Lemak dapat diperoleh dari bahan makanan dari ikan, kedelai dan minyak jagung dan gandum. Asam lemak menjadi tengik jika bersentuhan dengan udara yang dikenal dengan suatu proses kimia oksidasi. Dalam koi, hati adalah organ utama untuk menyimpan lemak dan jika diberi makan makanan basi kepada mereka ,dapat menyebabkan penyakit dan kematian.

3. Karbohidrat
Karbohidrat juga membentuk energi untuk metabolisme ikan koi. Terlalu banyak karbohidrat akan sangat buruk bagi kesehatan koi, yang mengakibatkan merosotnya kemampuan hati dalam menyimpan zat-zat glikogen.Squash , roti, kacang polong, jeruk buah-buahan dan semangka adalah sumber karbohidrat yang baik.

4. Vitamin
Vitamin yang penting untuk metabolisme tubuh dan pertumbuhan ikan koi, kebutuhan vitamin akan meningkat selama masa pemijahan. Vitamin merupakan zat kompleks terstruktur, hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil di makanan, tapi kekurangan dapat menyebabkan gangguan klinis. Vitamin dibagi menjadi dua kategori: larut dalam lemak dan larut dalam air. Vitamin yang larut lemak yang ditemukan dalam berbagai bentuk, semua yang dimetabolisme perlahan-lahan dan dapat disimpan dalam lemak tubuh. Kelebihan vitamin yang larut dalam lemak dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hypervitaminosis, yang, tergantung pada vitamin, dapat menyebabkan gangguan klinis. Vitamin yang larut dalam air dapat diserap dengan mudah dan tidak biasanya diekskresikan. Vitamin A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, Biotin, Kolin & Folic Acid. Vitamin C – Menjaga sistem kekebalan tubuh untuk meningkatkan resistensi terhadap penyakit.

5. Mineral
Mineral, akan membantu fungsi metabolisme dasar, serta melakukan tugas-tugas mereka sendiri, yang mencakup struktur kerangka bangunan, Osmoregulasi, pembangunan saraf, dan menjaga efisiensi pertukaran gas dalam sistem darah. Sedikit yang diketahui tentang kekurangan mineral pada ikan, mungkin karena kebanyakan mineral diserap dari air sekitarnya. Biasanya 12 persen dari diet terdiri dari mineral, yang terkandung dalam makanan ikan dalam bentuk abu.

Memilih Makanan Koi

Pada dasarnya Koi adalah hewan pemakan segalanya (omnivora), karena itu dapat diberikan makanan apa saja. Makanan Koi dapat diberikan dalam bentuk alami maupun bentuk pellet. Makanan alami diperoleh dari sayuran dan binatang yang ada di sekitar kita. Untuk pertumbuhan misalnya dapat diberikan cacing sutera, ulat hongkong,bekicot, udang, kerang,cacing tanah,Dapnia (kutu air) dan lain-lain. Dari sayuran dan buah-buahan dapat diberikan kangkung,wortel, semangka, jeruk dan lain -lain. Makanan Koi dalam bentuk pellet juga memiliki bentuk dan kandungan gizi yang beragam pada umumnya ada dua bentuk: mengambang dan tenggelam. Makanan mengambang memudahkan kita untuk melihat dan mengamati ikan koi saat mengkonsumsi makanan dipermukaan.

Harga pelet koi juga sangat beragam , mulai yang berharga murah sampai yang mahal. Pakan Koi import dari Jepang biasanya berharga mahal tetapi berkualitas bagus. Pakan Koi  yang baik adalah makanan yang mengandung semua zat yang dibutuhkan Koi. Selain itu makanan yang baik tidak membuat kolam koi menjadi keruh dan tidak menyisakan banyak residu. Pakan Koi berharga mahal biasanya diberikan untuk Koi kualitas super yang berharga mahal juga , jika diberikan untuk Koi kelas biasa hanya akan menghambur-hamburkan uang, karena tidak akan memberikan perubahan yang significant pada ikan koi.

Dari segi kandungan makanan koi memiliki beberapa fungsi, untuk pertumbuhan biasanya memiliki kandungan protein yang tinggi. Untuk mencerahkan warna biasanya mengandung karoten sebagai color enhancher seperti Ganggang Spirulina yang banyak menagndung Karoten. Karoten merupakan zat yang terkandung dalam tumbuhan yang bermanfaat bagi kecemerlangan warna Koi. Ganggang spirulina banyak mengandung zat ini. Karoten mempengaruhi pigmentasi merah, tapi jika digunakan pada konsentrasi terlalu tinggi mengakibatkan pigmen putih pada koi akan menjadi merah muda.

Warna ikan Koi yang baik tidak hanya ditingkatkan dengan makan penambah warna yang baik saja , tetapi perlu makanan yang dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik karena Ikan yang sehat cenderung memiliki warna lebih terang daripada yang berpenyakit.

Warna putih pada koi akan cemerlang jika kondisi lingkungannya baik. Pigmen merah dan kuning berkembang dengan baik di air yang kaya fitoplankton hijau (tanaman bersel tunggal). Akan tetapi pada kolam yang mengandung fitoplankton sulit untuk menikmati keindahan Koi karena air berwarna hijau, karena itu perlu makanan diet yang akan meningkatkan pigmentasi merah. Pigmen hitam diperkaya dalam hard water yaitu air dengan dengan tingkat pH 7,5-8,5. Akan tetapi mengubah dan tingkat pH air dapat mempengaruhi toksisitas amonia dan nitrit.

Memberi Makan Ikan Koi

Kebanyakan orang umumnya memberi makan Koi 2-5 kali sehari . Jika Koi diberi makan sekitar 2-3 kali sehari, mereka akan tumbuh lebih lambat dibandingkan jika diberi makan 5 kali sehari , Jika mereka diberi makan 3-5 kali sehari, mereka akan tumbuh cepat dan mencapai ukuran maksimum lebih cepat. Tips membarui makan Ikan koi adalah lebih baik memberi makan dalam jumlah sedikit tetapi dalam frekuensi yang sering dibandingkan memberi makanan dalam jumlah banyak dalam frekuensi yang sedikit. Pada dasarnya Ikan Koi tidak memiliki perut, jika sudah penuh , meski masih mau makan makanan akan langsung dikelurakan sebagai kotoran. Semakin banyak ikan koi diberi makan, semakin banyak kotoran yang akan dikelurkan. Karena itu yang perlu dipertimbangkan agar jangan sampai overfeeding. Overfeeding akan membuat kolam mudah kotor dan dalam jangka panjang perut koi menjadi buncit (potbelly).

Temperatur Air (C) Feeding Quantity Food Type
Kurang Dari 10º Jangan memberi makan Koi
Suhu pada 10 ° C. lebih dari satu bulan mungkin memerlukan makan tambahan protein rendah dan karbohidrat tinggi. Untuk Koi Yang Hidup di Daerah yang bermusim dingin
10-13 2-3 kali dalam seminggu atau jika Koi Lapar Karbohidrat tinggi,  rendah protein,
15º

4-5 kali per minggu atau jika Koi Lapar.

protein rendah  (25%) pellets ,karbohidrat tinggi, sayuran dan buah.
15-18 C
Sekali dalam sehari Kadar dan jumlah Protein ditingkatkan menjadi(35%. Sayuran dan Buah-Buahan
18-22 C
Satu atau dua kali sehari
35% protein pellet, tambahkan buah dan sayuran dan  plankton sebagai variasi.
22-26 C
3 sampai  4 kali sehari Pelet dengan protein tinggu  (35% to 40%) , color enhancers. Tambahkan plankton,sayuran,dan buah-buahan.
Tags: , , , , , , , , , , , ,

Popularity : 17,318 views


2 comments
Leave a comment »

  1. [...] berkualitas baik. Banyak makanan koi tersedia di pasaran dari yang berharga murah sampai mahal. Makanan Koi yang baik biasanya mahal karena sebagian diimport dari Jepang. Selain makanan bermutu baik juga [...]

  2. [...] berkualitas baik. Banyak makanan koi tersedia di pasaran dari yang berharga murah sampai mahal. Makanan Koi yang baik biasanya mahal karena sebagian diimport dari Jepang. Selain makanan bermutu baik juga [...]