Menghitung Kebutuhan Oksigen Pada kolam Koi

Sep 28th, 2011 | By | Category: Kolam koi

Centralkoi–Peranan oksigen yang terlarut pada air kolam koi (disolved oxygen) sangatlah penting. Bukan hanya untuk ikan koi sendiri tetapi juga bakteri pengurai yang ada pada kolam. Tanpa oksigen atau kadar oksigen yang rendah pada kolam, bakteri pada filter tidak bisa mengoksidasi dan mendetoksidikasi amonia menjadi nitrit dan nitrate. Sehingga sistem filter kolam tidak bisa berfungsi dengan sempurna. Menghitung kebutuhan oksigen pada kolam koi berkaitan dengan perangkat apa yang akan dipakai untuk mensuplai oksigen, spesifikasi dan hasil yang akan dicapai.

Untuk mengetahui kandungan oksigen terlarut biasanya digunakan alat ukur disolved oxygen atau DO Meter. Selanjutnya jika kandungan oksigen terlarut kurang perlu dilakukan penambahan oksigen terlarut dengan berbagai cara, misalnya penambahan aerator, air terjun, air mancur dan lain-lain.

Ukuran oksigen terlarut dalam air biasanya didefinisikan dalam ukuran ppm (part per million). Misalnya saja Oksigen 3 miligram terlarut dalam dalam satu liter air maka didefinisikan sebagai 3 ppm.

Berikut adalah tabel kemampuan air melarutkan oksigen dan kebutuhan ikan koi terhadap oksigen dalam beberapa rentang suhu.

Suhu Air

Maximum Available D.O

Minimum DO Requirement

05°C (41°F)

12.8 mg/l

9.1 mg/l

10°C (50°F)

11.3 mg/l

8.8 mg/l

15°C (59°F)

10.2 mg/l

8.3 mg/l

20°C (68°F)

9.2 mg/l

7.8 mg/l

25°C (77°F)

8.2 mg/l

7.5 mg/l

30°C (86°F)

7.4 mg/l

6.9 mg/l

Kandungan oksigen terlarut dalam air juga tergatung pada suhu air. Semakin tinggi suhu air kemampuan oksigen terlarut juga semakin kecil. Pada suhu air yang dingin kemampuan melarutkan oksigen semakin tinggi. Namun ikan koi cenderung memerlukan oksigenyang rendah pada suhu air yang tinggi.

 

Sumber;

http://pondclearproducts.com/how_much_oxygen_do_your_fish_need.htm

Tags: ,

Popularity : 7,848 views


Leave Comment