Pengobatan Koi Dengan Garam

Feb 26th, 2013 | By | Category: Koi Care

PENGOBATAN KOI — Banyak yang telah mengetahui manfaat garam dalam mengobati ikan koi yang sakit. Namun sebenarnya pengobatan dengan terapi garam ini tidak semata-mata hanya untuk koi, tetapi juga ikan-ikan yang lain. Yang penting diperhatikan garam yang digunakan adalah garam ikan, bukan garam dapur. Garam dapur memiliki kandungan yodium yang tidak baik untuk ikan, apalagi ikan yang sedang sakit. Garam dipercaya menjadi obat yang efektif bagi ikan koi yang sakit.

Meski menjadi obat yang efektif bagi ikan koi yang sakit, namun garam ikan bukanlah obat yang sebenarnya. Garam akan membantu untuk menekan pertumbuhan parasit yang merugikan ikan sehingga ikan menjadi lebih sehat. Memberikan garam disertai dengan pengobatan lain yang sesuai dengan penyakitnya adalah pengobatan terpadu yang cukup efektif.

Mengapa Garam Bisa Mengobati Ikan ?

Pada dasarnya ikan memiliki konsentrasi garam internal sebesar 1%, sedangkan air tawar biasanya memiliki konsentrasi garam 0.1%. Pada saat ikan koi berada di dalam air akan terjadi gradien osmotik ada antara ikan dan air yang mengelilinginya. Melalui proses difusi ikan akan kehilangan garam dan mendapatkan air tawar. Dalam rangka mempertahankan fungsi seluler yang tepat, ikan air tawar secara terus menerus harus menggantikan garam yang hilang dan mengusir air tawar berlebih. Ini disebut osmoregulasi dan membutuhkan pengeluaran energi bagi ikan. Pada ikan yang sakit energi yang dikeluarkan ini akan mengakibatkan penurunan stamina ikan sehingga efeknya ikan lebih rentan terhadap penyakit sekunder.


Koi Salting Video
Ketika garam ditambahkan ke kolam koi , ikan akan menghabiskan energi osmoregulasi yang lebih sedikit. Energi ikan dapat disimpan untuk melawan penyakit. Keseimbangan osmotik dari beberapa parasit akan terganggu oleh peningkatan konsentrasi garam sebesar 0. 3% – 0. 5%, pada kondisi ini sel parasit mengalami dehidrasi, pada kondisi Ini memberikan koi kesempatan berjuang untuk mengobati penyakit.

Bagaimana Pengobatan Ikan Dengan Garam ?

Untuk pengobatan ikan koi dengan garam, ada baiknya tidak langsung memberikan garam dengan konsentrasi yang tinggi. Langkah terbaik adalah memberikan garam sedikit demi sedikit dan meningkatkan konsentrasinya secara bertahap dalam jangka waktu tertentu.

Pada hari pertama dosis garam 0,5% dari volume air, dengan dosis kedua ditambahkan pada hari kedua untuk membawa konsentrasi sampai 1,0%. Biarkan kondisi ini selama satu minggu dan terus amati perkembangan kesehatan ikan koi. Jika kondisi ini tetap tidak membaik, koi bisa dimandikan (bathing) dalam air garam dengan konsentrasi 2 % selama kurang lebih 30 menit.

Pengobatan dapat dilakukan pada kolam ataupun pada bak karantina, namun untuk efektifitas lebih baik dilakukan pada kolam/bak karantina. Kolam dikuras dan dikeringkan, ikan koi diobati dengan garam dan obat lain baru setelah sembuh dimasukkan kembali ke kolam. Kecuali jika untuk pencegahan, kolam bisa di bom dengan garam, misalnya setelah kemasukan air hujan.

Hal-Hal Yang Perlu Diwaspadai

Meski pengobatan dengan garam adalah cara ampuh dan cukup efektif untuk ikan koi, namun ada hal-hal penting yang perlu diwaspadai antara lain:
1. Jangan Menggunakan Malachite Green dan garam pada waktu bersamaan, ini tidak akan efektif bahkan berakibat negatif bagi ikan koi.
2. Tutup bak karantina/kolam ikan koi dengan jaring halus. Pada saat pengobatan dengan pemberian garam, ikan koi cenderung suka melompat.
3. Tambahkan Aerasi yang kuat pada saat pengobatan dengan garam.
4. Jika koi kelihatan stress pada saat pengobatan dengan garam, segera kembalikan ke kolam/bak tanpa garam.

Terapi garam menjadi solusi efektif untuk mengobati penyakit pada ikan koi. Namun penting untuk diperhatikan beberapa kondisi yang justru berakibat negatif bagi ikan koi.

Tags: , , ,

Popularity : 7,233 views


2 comments
Leave a comment »

  1. Sy kmrn beli koi yg “katanya” dari Blitar. Memang lebih bagus… tp kenapa dalam 3 hari lgs mati..
    Sy beli dgn koi lain yg lebih murah, katanya yg Sukabumi, tp yg sukabumi pada sehat & aktif bergabung dengan koi2 yg lain yg sudah ada…

    Mohon pencerahannya… apakah memang Blitar lebih sensitif krn memang kolam saya apa adanya, cukup filter aja yg sering2 sy bersihkan dan air nya pun dari air tanah (bukan PDAM).

    Trima kasih

    Reply

    koikeeper Reply:

    Sepengetahuan saya Koi Blitar tidak lebih sensitif dengan koi dari tempat lain. Hanya saja perbedaan tempat asal koi dengan tempat baru memang kemungkinan ada pengaruhnya, misalnya koi dari daerah air hangat pindah ke yang lebih dingin perlu adaptasi. Yang perlu diperhatikan apakah koi sebelumnya sehat?

    Reply

Leave Comment