Penentu Warna dan Pola Pada Ikan Koi

Dec 19th, 2009 | By | Category: Koi Care

Centralkoi — Warna dan Pola pada ikan Koi merupakan dua hal yang sangat penting dalam menentukan kualitas seekor ikan koi. Warna yang tajam, tegas dan bersih diimbangi dengan pola yang teratur dan berimbang menambah daya tarik keindahan ikan koi. Mengapa ada koi yang memiliki warna yang biasa saja tetapi ada Koi yang memiliki warna dan pola yang menawan untuk dilihat. Ada beberapa faktor yang menentukan warna dan pola tersebut, meskipun hal tersebut bukan sesuatu yang pasti tetapi bisa dijadikan rujukan dalam memilih atau memelihara koi.

Warna pada ikan koi dihasilkan oleh tiga pigmen warna yang berada pada sel kulit ikan koi yang disebut chromatophores. Tiga pigmen tersebut adalah Erythrin (merah), Melanin (itam) and Xanthin (Kuning). Warna warna pada ikan koi bisa merupaka gabungan dari warna-warna dasar tersebut misalnya koi berwarna orange dihasilkan oleh pigmen warna merah dan pigmen warna kuning, cokelat dihasilkan dari pigmen warna hitam dan kuning. Jika di dalam sel kulit tidak mengandung chromataphores maka ikan koi akan berwarna putih.

Ketajaman warna pada ikan koi dipengaruhi oleh posisi chromatophores, bisa berada pada permukaan kulit atau bisa jauh di dalam kulit. Juga tergantung pada kepadatan chromatophores di dalam kulit. Semakin padat chromatophores akan membuat warna nampak lebih tajam dan padat. Posisi Chromataphores yang berada di permukaan kulit akan membuat warna ikan koi tidak stabil, seiring bertambahnya usia koi warna akan mudah berubah. Idealnya di setiap lapis sel kulit mengandung pigmen warna ini, sehingga warna nampak padat tetapi stabil.

Koi tidak dapat melakukan sintesis warna sendiri sehingga harus mengkonsumsi pigmen warna tersebut melalui makanan. Di alam bebas Koi mendapatkan pigmen warna dari bahan makanan alami seperti gangang, udang, diput dan lain-lain. Pada pemeliharaan koi di dalam kolam pigmen warna diperoleh dari makanan yang diberikan oleh pemilik koi. Biasanya dilakukan pemberian makanan color enhancher untuk meningkatkan kualitas dan konsumsi pigmen warna pada koi. Jika makanan peningkat warna tidak diberikan chromaophores tidak akan terisi oleh pigmen warna sehingga Koi akan nampak pucat dan kurang indah. Koi yang semula berkualitas baik akan menjadi menurun kualitasnya jika kekurangan ini. Akan tetapi perlu berhati-hati dalam memberikan makanan yang mengandung zat color enhancher ini, kelebihan pigmen warna akan berakibat tidak baik pada warna koi, misalnya pada Kohaku, kelebihan Erythrin akan membuat warna putih menjadi merah muda. Jika demikian kondisinya pemberian pakan peningkat warna perlu dihentikan sampai kondisi pulih seperti semula.

Setiap Ikan Koi lahir dengan jumlah chromotaphores yang tetap dan relatif konstan selama hidupnya. Pada saat usia koi semakin bertambah dan koi tumbuh menjadi ukuran yang lebih besar, chromataphores ini akan mencakup daerah kulit yang lebih besar sehingga ada kecenderungan warna menjadi lebih pucat (karena chromataphores menjadi kurang padat) . Ini membantu menjelaskan mengapa banyak Koi muda yang menakjubkan tetapi tidak menarik lagi ketika mereka sedikit lebih besar. Membeli ikan koi muda yang berasal dari garis keturunan yang berkualitas tinggi lebih dipilih untuk alasan ini. Dengan demikian jelas bahwa ikan koi akan tumbuh tetap dengan warna yang stabil sepanjang hidupnya.

Dalam beberapa varietas (misalnya Sanke dan Showa) adalah umum pola mengalami perubahan seiring ikan tumbuh dan berkembang karena warna akan pecah dan memperlihatkan warna yang berbeda yang lebih dalam. Ketika Koi berusia tua mereka cenderung menjadi pucat dan dalam beberapa kasus menjadi putih. Ini sama dengan rambut kita berubah abu-abu dan tidak dapat dikembalikan.

Sebuah chromatophore adalah sel bercabang, di mana warna pigmen dapat berpindah. Kedua ekstrem adalah bahwa meskipun pigmen menyebar keluar seluruh sel (yang hasil dalam warna Koi menjadi sel) atau terkonsentrasi pada satu titik kecil di tengah (yang mengakibatkan warna latar belakang pucat atau gelap ). Distribusi pigmen ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain :

Kualitas air, kondisi kualitas air yang berbeda dapat memiliki dampak besar pada warna Ikan Koi. Tingkat polutan (seperti amonia, nitrit atau nitrat) akan menyebabkan pigmen untuk berubah, sehingga mengakibatkan kehilangan warna pada Koi. pH dan water hardness akan mempengaruhi warna pada koi, misalnya pigmen merah cenderung tersebar pada soft water dan air yang lebih asam, sedangkan pigmen hitam menyebar di hard water serta air alkali dan sebaliknya.

Background Color , warna koi juga ajkan dipengaruhi oleh background warna dasar koi itu sendiri.
Perawatan – Garam sering ditambahkan ke kolam Koi sebagai pengobatan atau untuk mengendalikan toksisitas nitrit Namun, hal itu menyebabkan pigmen berkonsentrasi untuk menghasilkan warna yang lebih sedikit. Hal yang sama berlaku untuk antibiotik, apakah ditambahkan ke dalam air atau disuntikkan akan mengakibatkan kualitas warna menurun.

Ganggang Koi (dan ikan mas) yang berada pda kolam yang kaya akan ganggang dengan kolam berwarna hijau nampak lebih bagus karena pigmen warna menyebar di chromataphores. Akan tetapi kolam yang berwarna hijau tidak sedap untuk dipandang, solusinya dapat diberikan makanan koi penambah warna pengganti ganggang.

Suhu – Pada musim panas dengan suhu tinggi pigmen warna memudar sehingga nampak kurang bagus, di negara dengan empat musim pada musim gugur dan musim dingin yang sejuk ikan-ikan koi berada pada kondisi terbaik mereka.

Beberapa hal tersebut adalah beberapa kemungkinan yang bisa digunakan untuk menjelaskan perubahan warna pada Koi. Dalam beberapa kasus mungkin lebih valid untuk mencatat kejadian-kejadian serta perlakuan pada koi kesayangan kita agar lebih detail bisa diketahui penyebab perubahan warna pada koi kita.

Sumber : By Dr. David Pool, Tetra Reprint courtesy of Nishikigoi International via Cascade Koi & Goldfish Club

Tags: , ,

Popularity : 8,008 views


One comment
Leave a comment »

  1. [...] Sampai sekarang Spirulina menjadi suplemen utama dalam makanan penambah waena pada ikan Koi. Pada tulisan terdahulu Kecemerlangan dan ketebalan warna Ikan Koi dipengaruhi oleh jumlah sel-sel pigmen warna yang berada [...]

Leave Comment