Mengapa Filter Biologi Kotor

Jan 8th, 2012 | By | Category: Filter Kolam Koi

Centralkoi–Filter biologi memiliki fungsi untuk mengkonversi material kimia dengan memanfaatkan bakteri pengurai. Idealnya pada fillter biologi sudah tidak lagi mengandung kotoran berupa partikel yang bisa dilihat secara fisik, baik kasar maupun halus. Jika kotoran-kotoran ini ada pada filter biologi maka kinerja filter biologi menjadi tidak optimal lagi, sehingga output filter yang masuk ke kolam koi juga tidak sebersih jika filter optimal. Kadangkala pada filter biologi masih terdapat kotoran yang bisa berasal dari kotoran ikan, sisa makanan ikan, dan lain-lain. Karena itu perlu diusahakan agar Filter Biologi tidak lagi terdapat kotoran-kotoran yang mengganggu kinerja.

Agar kerja filter biologi bisa optimal, sebelum masuk filter biologi perlu air kolam perlu diolah terlebih dahulu pada pre-filter. Pre-filter merupakan “pertahanan” pertama pada filter yang mampu menyaring partikel-partikel kasar sampai halus, sehingga tidak masuk ke filter biologi.

Untuk membuat pre-filter yang perlu dilakukan adalah dengan beberapa pendekatan antara lain:

  • Membuat Filter Mekanis

Secara sederhana filter mekanis merupakan filter yang menyaring partikel-partikel kasar dan meneruskan air yang lebih bersih. Pada filter mekaniks ini bisa cukup rumit,jika penyaring terlalu rapat maka untuk jangka pendek kotoran akan tersaring dengan baik, namun untuk jangka waktu panjang, filter akan cepat kotor dan tersumbat. Selain itu jika aliran air pada filter ini terlalu cepat, kotoran yang sudah tersaring justru akan ikut terbawa aliran air dan fungsi filter tidak optimal.

Solusinya adalah mengatur aliran air, memberikan ruangan yang cukup besar bagi kotoran untuk mengendap,dan model chamber filter mekanis yang memungkinkan kotoran mengendap di bagian bawah.

  • Membuat Gabungan Filter Mekanis dan Biofilter

Penggabungan Filter mekanis dan Biologi ini biasanya memanfaatkan filter pasir(sand Filter) dan filter dengan batu-batuan. Metode filter ini merupakan cara lama namun cukup memberikan hasil yang lumayan baik, namun kendalanya adalah perlu perawatan yang cukup serius untuk membersihkan kotoran dan memerlukan media yang luas.

  • Filtrasi pasif

Filter ini memanfaatkan prinsip-prinsip dalam fisika, kotoran yang terlarut dalam air dibuat “terperangkap” pada filter untuk kemudian dibuang. Metode ini biasanya menggunakan pusaran air pada filter, Vortex Chamber atau setlement chamber. Cara ini relatif lebih memudahkan dalam membersihkan filter mekanis.

Agar filter biologi pada kolam anda tetap bersih maka anda perlu melakukan upaya-upaya dengan beberapa langkah di atas. Tentu saja semuanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Namun jika dengan dengan semua desain tersebut biofilters masih kotor, ada beberapa kemungkinan yang terjadi:

Pertama, persentase kecil dari partikel masih dapat lolos melalui semua perangkat yang disebutkan di atas.
Kedua, jenis-jenis bahan organik tertentu menumpuk saat mereka menetap di biomedia dan menarik lainnya seperti partikel.

Ketiga, biofilter menghasilkan limbah itu sendiri dari waktu ke waktu. Ini datang dalam bentuk biofilm mati, bakteri mati yang diproses seperti lendir ikan, partikel proses, isi ganggang mati dan pembentukan partikel dari semua bahan ini. Seringkali ia mengambil bentuk dari bahan pasta seperti hijau atau coklat berlumpur. Dan sering, media ini menjadi rumah bagi protozoa, cacing dan jamur.

Bahan ini juga membuat filter biologi menjadi kotor dan harus dihilangkan , tapi tidak terlalu sering agar biofilter memiliki keseimbangan ekologi sendiri. Ini adalah akumulasi bruto bahan makro dan penggunaan biomedia.

Sumber:
http://www.canadiankoiandpond.ca/articles/article19.html

Tags: ,

Popularity : 10,518 views


Leave Comment